Choir Gbi Bandung

Rabu, 11 Juli 2012

Satu Pelajaran Berharga

merenung
Model
Saya pulang bekerja, duduk di kursi terdekat, dan membuka lembaran koran yang sudah saya bawa dari depan rumah. Sebuah berita bisnis menarik perhatian saya karena ada seorang wanita lokal yang berhasil mendapatkan hadiah dari bank, dengan fotonya terpampang jelas. Dia adalah teman kelas saya di SMP, saya ingat. Dia telah menjadi ‘seseorang’, mengapa saya belum? pikir saya dalam hati. Saya mengalami hari yang panjang dalam karir sebagai perawat, saya pulang dengan rasa penat luar biasa dan tidak bersemangat. Kehidupan keuangan masih tidak lancar dan mengingat tentang masa SMP tidak membantu saya sama sekali. Saya hanyalah gadis aneh dengan pakaian yang konyol. Bahkan saya menggunakan kacamata yang tebal dan besar dengan frame yang jelek. Saya sudah membuang buku tahunan sekolah saya yang memuat foto saya dulu dan tidak pernah melihatnya lagi. Semua anak gadis pada masa SMP saya yang terkenal sepertinya menggunakan jeans yang didesain khusus, begitu juga anak laki-laki. Mereka kelihatan begitu sempurna dalam berpakaian, tapi bukan saya.

Selasa, 10 Juli 2012

Jawaban Seorang Anak Ketika Anjingnya Meninggal

      Karena pekerjaan saya sebagai dokter hewan, suatu hari saya pernah dipanggil untuk melakukan pemeriksaan terhadap seekor anjing Wolfhound Irlandia berumur 10 tahun yang bernama Belker. Pemilik anjing yang bernama Ron, istrinya Lisa, dan anak lelaki kecil mereka Shane, berharap Belker bisa sembuh, apapun penyakitnya. Setelah saya memeriksa Belker, saya menemukan bahwa dia menderita penyakit kanker dan dia dalam proses yang sangat riskan untuk bisa hidup lama. Saya katakan kepada keluarga tersebut bahwa kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk Belker, dan menawarkan kepada mereka solusi euthanasia (memberikan suntikan untuk memberikan kematian secara cepat) kepada Belker, anjing tua di rumah mereka tersebut. Kami pun membuat janji pertemuan untuk melaksanakan proses tersebut. Ron dan Lisa kemudian memberitahukan kepada saya bahwa mungkin ada baiknya anak mereka yang masih berumur 6 tahun itu diperhadapkan dengan kenyataan ini dan melihat sendiri secara langsung bagaimana prosesnya.

Rabu, 27 Juni 2012

READER FOR LEADERS :.Temukanlah sesuatu yang sungguh-sungguh anda nikmati dalam melakukannya, kemudian lakukanlah itu dengan baik.:

Profesor Basil L. Gildersleeve dari John Hopkins University pernah diwawancarai untuk The Saturday Evening Post. Pada saat itu, sang profesor tua dianggap sebagai sarjana bahasa Yunani terbaik di Amerika, dan karyanya telah di beri penghargaan oleh sejumlah organisasi dan masyarakat di seluruh dunia. Si pewawancarabertanya kepada profesor Gildersleeve apa yang dianggapnya sebagai penghargaan atau pujian tertinggi yang pernah di terimanya. Ia berfikir sesaat, lalu menjawab “saya yakin itu adalah ketika salah satu mahasiswa saya berkata, “Profesor, anda sangat bersenang-senang dengan pikiran anda!””

Selasa, 26 Juni 2012

READER for LEADERS :.Teruslah menetapkan sasaran baru.:

READER for LEADERS

Banyak orang menghadapi godaan untuk mengendur begitu mereka mencapai suatu tujuan. Pada saat itu, mudah untuk membiarkan keresahan dan kekurangan masa silam berlalu dan menerima ilusi bahwa tujuan sudah dicapai. Para atlet profesional sangat menyadari bahaya puas diri seperti itu. Bahkan ketika berada dalam penampilan puncak mereka, mereka menghadapi tantangan memperisapkan diri untuk untuk saat keterampilan mereka memudar dan pujian berakhir. Mereka yang tidak bersiap-siap untuk ini, seringkali terdampar di karier kurang berarti, dan beberapa bahkan jatuh sama sekali. Pada tahun 1960an, Dave Bing merupakan pengumpul terbanyak skor NBA dalam tahun keduanya sebagai pemain Detroit Piston. Kini, ia masih dianggap sebagai salah satu pemain bola basket terbaik. Bing berpikir kedepan. Sebelum ia menjadi profesional, ia kuliah di Syracuse University. Para penasehatnya menyarankan dia untuk melewatkan pelajaran-pelajaran serius dan meraih gelar dengan “mudah”. Bing menolak, ia malah mengambil kelas bisnis yang sulit. Selama tahun-tahun profesionalnya, ia meneruskan pendidikannya, membaca dengan lahap dalam perjalanan, dan di sela-sela musim pertandingan ia bekerja di bank, pabrik baja, dan Chrysler Corporation. Kini, ia adalah CEO dari tiga perusahan yang berniai jutaan dolar yang memperkejakan lebih dari 300.000 orang dan merupakan salah satu pengusaha kulit hitam tersukses di Amerika. Jangan biarkan satu keberhasilan menahan anda dari terus mengejar hal-hal yang lebih besar dan lebih baik. Teruslah menetapkan sasaran baru, dan anda akan meraih hal-hal yang tidak pernah anda bayangkan dapat anda raih ***