Choir Gbi Bandung

Rabu, 27 Juni 2012

READER FOR LEADERS :.Temukanlah sesuatu yang sungguh-sungguh anda nikmati dalam melakukannya, kemudian lakukanlah itu dengan baik.:

Profesor Basil L. Gildersleeve dari John Hopkins University pernah diwawancarai untuk The Saturday Evening Post. Pada saat itu, sang profesor tua dianggap sebagai sarjana bahasa Yunani terbaik di Amerika, dan karyanya telah di beri penghargaan oleh sejumlah organisasi dan masyarakat di seluruh dunia. Si pewawancarabertanya kepada profesor Gildersleeve apa yang dianggapnya sebagai penghargaan atau pujian tertinggi yang pernah di terimanya. Ia berfikir sesaat, lalu menjawab “saya yakin itu adalah ketika salah satu mahasiswa saya berkata, “Profesor, anda sangat bersenang-senang dengan pikiran anda!””

Selasa, 26 Juni 2012

READER for LEADERS :.Teruslah menetapkan sasaran baru.:

READER for LEADERS

Banyak orang menghadapi godaan untuk mengendur begitu mereka mencapai suatu tujuan. Pada saat itu, mudah untuk membiarkan keresahan dan kekurangan masa silam berlalu dan menerima ilusi bahwa tujuan sudah dicapai. Para atlet profesional sangat menyadari bahaya puas diri seperti itu. Bahkan ketika berada dalam penampilan puncak mereka, mereka menghadapi tantangan memperisapkan diri untuk untuk saat keterampilan mereka memudar dan pujian berakhir. Mereka yang tidak bersiap-siap untuk ini, seringkali terdampar di karier kurang berarti, dan beberapa bahkan jatuh sama sekali. Pada tahun 1960an, Dave Bing merupakan pengumpul terbanyak skor NBA dalam tahun keduanya sebagai pemain Detroit Piston. Kini, ia masih dianggap sebagai salah satu pemain bola basket terbaik. Bing berpikir kedepan. Sebelum ia menjadi profesional, ia kuliah di Syracuse University. Para penasehatnya menyarankan dia untuk melewatkan pelajaran-pelajaran serius dan meraih gelar dengan “mudah”. Bing menolak, ia malah mengambil kelas bisnis yang sulit. Selama tahun-tahun profesionalnya, ia meneruskan pendidikannya, membaca dengan lahap dalam perjalanan, dan di sela-sela musim pertandingan ia bekerja di bank, pabrik baja, dan Chrysler Corporation. Kini, ia adalah CEO dari tiga perusahan yang berniai jutaan dolar yang memperkejakan lebih dari 300.000 orang dan merupakan salah satu pengusaha kulit hitam tersukses di Amerika. Jangan biarkan satu keberhasilan menahan anda dari terus mengejar hal-hal yang lebih besar dan lebih baik. Teruslah menetapkan sasaran baru, dan anda akan meraih hal-hal yang tidak pernah anda bayangkan dapat anda raih ***

Selasa, 05 Juni 2012

Bukan Sekadar Lewat

05 Juni 2012

Bacaan Setahun :
Amsal 10-12

Nats :
"Berbahagialah orang ... yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam." (Mazmur 1:1-2)

Bukan Sekadar Lewat

Mazmur 1:1-6

Donald S. Whitney mengamati bahwa "banyak jiwa yang merana adalah para pembaca Alkitab yang tekun." Mengapa? Karena mereka hanya membaca saja, dan tidak merenungkannya. Ia menulis, "Jika kita tidak hati-hati, perkataan Alkitab hanya akan menjadi aliran kumpulan kata yang melewati pikiran kita. Segera setelah kata-kata itu lewat dalam pikiran kita ... kita harus segera mengalihkan perhatian pada hal yang sekarang ada di hadapan kita. Ada begitu banyak hal yang harus kita olah dalam otak kita; jika kita tidak menyerap beberapa di antaranya, tidak ada yang akan memengaruhi diri kita."

Yang disebut pemazmur "berbahagia" juga bukan orang yang sekadar membaca firman Tuhan, tetapi yang merenungkannya siang dan malam. Merenungkan firman Tuhan berarti menyerapnya masuk dalam sistem berpikir kita. Pikiran yang dipengaruhi firman Tuhan inilah yang membuat orang tidak lagi suka berdekatan dengan dosa (ayat 1). Orang yang suka merenungkan firman Tuhan diibaratkan seperti pohon di tepi aliran air. Agar tidak layu, air haruslah diserap dan mengaliri semua bagian di dalam pohon itu, bukan sekadar lewat.

Seberapa banyak Anda "merenungkan" firman Tuhan selama ini? Pakailah 25-50% waktu pembacaan Alkitab untuk merenungkan satu ayat, frasa, atau kata. Lontarkan pertanyaan. Berdoalah. Buatlah catatan tentang hal itu. Pikirkan sedikitnya satu cara untuk menerapkannya. Jangan buru-buru. Benamkan diri Anda dalam firman. Jangan lagi biarkan jiwa Anda merana karena tak sempat menyerap apa-apa. Biarkan firman itu mengaliri dan menyegarkan Anda, memengaruhi hidup Anda dan membuat Anda berbuah-buah pada musimnya. --ELS

SABDA.